jump to navigation

Strategi Investasi Warren Buffett Yang Telah Teruji dan Terbukti Sukses Oktober 18, 2008

Posted by pengelolaan keuangan in Tips Keuangan.
trackback

Siapa yang tidak tahu nama Warren E. Buffett, “Sang Investor Legendaris” dengan total kekayaan pribadi sekitar 62 milyar dollar (Versi Forbes 2008, sebelum krisis keuangan) menempatkan seorang Warren E. Buffett sebagai orang terkaya sedunia bersaing dengan Sang Empu Microsoft Corporation, Bill Gates. Ketokohan Buffett dalam dunia investasi (saham) memang belum ada yang menandingi dewasa ini. Dengan prinsip-prinsip investasinya yang telah teruji oleh waktu membuktikan kesahihan dari prinsip-prinsip tersebut.

Dengan adanya krisis finansial yang melanda secara global, mendorong Buffett untuk ikut serta memulihkan kondisi sektor keuangan Amerika, agar tidak menjadi depresi keuangan seperti yang terjadi di tahun 1930. Dia mengumumkan akan menyuntikkan dana segar ke Goldman Sachs dan General Electric dengan total 8 milyar dollar dalam waktu 5 tahun kedepan. Aksi yang dilakukan oleh Buffett ini adalah sebuah tindakan berani, pada saat kebanyakan investor menarik uangnya dari pasar pada situasi yang bearish dan tidak tahu kapan berakhirnya. Usaha Buffett ini kemudian ditanggapi positif oleh pasar dengan terdongkraknya kembali harga saham Goldman Sachs.

—————–

Torehan tinta emas telah dilalui seorang Buffett dalam mengarungi perjalanan dalam industri keuangan. Bakat Buffett memang sudah terlihat sejak kecil dengan kesukaannya dalam perhitungan numerical. Pada usia 6 tahun dia sudah punya impian bagaimana memperoleh uang dan sangat berhemat dengan menyisihkan uang yang dia terima. Menginjak usia 9 tahun, Buffett mulai belajar ilmu investasi saham dengan membuat catatan berupa grafik dari semua jenis saham dan mencantumkan lebih banyak informasi berupa angka-angka. Diusia 17 tahun, dia mendapatkan uang yang lumayan banyak untuk ukuran seusianya ($ 5.000 – th 1947 atau lk $42,610.81 – th 2.000) dengan bekerja sebagai pengirim koran.

Menginjak dewasa dia mendaftarkan diri belajar di Harvard Business School, akan tetapi tidak diterima, kemudian dia belajar keuangan di Columbia University. Di kampus ini mempunyai seorang professor keuangan kenamaan bernama Benjamin Graham yang dinobatkan sebagai bapak analisa sekuritas modern dengan bukunya “The Intelligent Investor”. Menurut Benjamin, pasar modal adalah tempat dimana pelakunya sering melakukan kesalahan dengan melakukan tindakan tanpa perhitungan yang rasional, maka pelaku pasar yang disiplin dan berdasarkan perhitungan rasional yang akan survive. Kepada Benjamin inilah yang menjadi mentor dan panutan Buffett, dari konsep pemahaman dari sang guru inilah kemudian filosofi investasi Buffett dikembangkan.

—————–

Selain kemampuan menggandakan fulusnya yang luar biasa, Buffett juga mempunyai sifat sosial yang tinggi pula. Sifat philantropistnya tetap dia pelihara hingga kini. Pernah ia mendonasikan uangnya sebesar $ 37 milyar dollar bukan dengan membuat yayasan dengan nama dia, akan tetapi ke Bill and Melinda Gates Foundation, karena dia merasa yayasan milik Bill Gates itu lebih efisien. Meskipun namanya sudah tenar sebagai legenda keuangan, namun kehidupan pribadinya jauh dari glamor dengan menjauhi publikasi dan tetap sederhana dengan mendiami rumahnya yang dia beli tahun 1958 seharga $31,500.

Krisis keuangan global yang sekarang ini terjadi sebanrnya tidak mengendurkan nyali Buffett dalam dunia investasi, karena prinsip-prinsip berinvestasinya telah teruji oleh waktu. Sebagai bukti, dia pernah menyatakan kesiapan dan keberaniannya seandainya dia membeli saham hari ini, kemudian pasar tutup selama lima tahun kedepan. Kesuksesan sang tokoh ini sebenarnya kombinasi antara perhitungan yang cermat, keberanian dan kesabaran yang tinggi dalam berinvestasi. Nah prinsp-prinsip investasinya sebenarnya adalah prinsip berinvestasi yang sederhana dan mudah difahami dan diikuti oleh kita semua bila mau berinvestasi, karena pada dasarnya karakter Buffett adalah investor yang konvensional yang melihat prospek sebuah investasi dalam perspektif jangka panjang.

Berikut ini adalah strategi investasi Buffett yang disarikan dari buku “Sukses Berinvestasi ala Buffett” – James Pardoe, yang sudah dimodifikasi yang bisa kita aplikasikan dalam berinvestasi secara umum tidak hanya dalam investasi saham:

1. Pilihlah kesederhanaan bukan kompleksitas.

2. Putuskan sendiri investasi anda

3. Pertahankan temperamen yang tepat

4. Bersabarlah

5. Terapkan ketidakaktifan, bukan hiperaktivitas

6. Jangan mencoba memukul setiap lemparan bola yang datang

7. Abaikan yang makro, fokuslah pada yang mikro

8. Berpikirlah independen

9. Tetaplah berada dalam lingkaran kompetensi anda

10. Takutlah saat orang lain tamak, dan tamaklah saat orang lain takut

11. Hindari kesalahan yang diperbuat orang lain

12. Jadilah investor yang andal

Strategi investasi diatas tampaknya tidaklah terlalu rumit tapi intisarinya adalah prinsip rasional, sederhana, fokus, serta menuntut kesabaran yang tinggi. Nah kalo kita mau berinvestasi tak perlu belajar puluhan tahun untuk mencapai kesuksesan, contoh saja strateginya Warren E. Buffett. ***

Komentar»

1. oguds - Maret 7, 2009

Saya coba analisa pergerakan saham Berkshire Hathaway Inc. (BRK-A), dari 2 Jan 2009 s/d 4 Maret 2009 telah turun 25% (hanya dalam 2 bulan saja). Sedangkan dari 4-3-2008 s/d 4-3-2009 telah turun 45% (hanya dalam 1 tahun saja). Harga $75.000 itu tercapai bulan Agustus 2003, jadi mundur sekitar 5,5 tahun. Bila saham yg digawangi legenda hidup Warren Buffet saja hancur berantakan, masihkah kapitalisme model ini dipertahankan? Kita tunggu kabar buruk dan semakin buruk berikutnya di tahun 2009 ini.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: