jump to navigation

Tips Menggunakan Credit Card Februari 17, 2009

Posted by pengelolaan keuangan in Tips Keuangan.
trackback

Credit card sendiri lahir dengan diawali adanya kartu Diners Club ditahun 1951. Kartu ini memang seperti namanya ditujukan sebagai kartu-kredit1alat pembayaran dalam jamuan makan di 27 restaurant di New York. Industry perbankan yang menerbitkan credit card juga terus mengembangkan layanan kepada pemegang kartunya. Pada umumnya manfaat bagi pemegang credit card adalah keuntungan karena adanya penawaran suatu produk, adanya fasilitas cicilan hutang, dan mendapatkan uang tunai untuk kondisi emergensi.

Sekarang ini memiliki “Credit Card” memang sebuah kebutuhan, hampir semua belanja anda dapat dibayar dengan credit card. Berbeda dengan jaman awal maraknya dahulu mempunyai credit card adalah sebuah simbol prestise bagi pemiliknya dengan berbagai macam credit card di dompet akan semakin menambah “wibawa” pemiliknya, meskipun fungsinya lebih banyak sebagai penghias dompet semata. Dengan semakin banyak merchant yang menerima pembayaran dengan credit card maka akan semakin menggoda pemegang untuk untuk menggesek kartunya untuk memuaskan kebutuhannya. Tidak heran masyarakat yang kurang dewasa dalam menggunakan credit card akan terjebak kedalam hutang yang dalam yang dia sendiri tidak tahu mau dibayar pakai apa. Bagi pemegang kartu yang sudah “jebol” likuiditasnya maka mereka kemudian kebingungan membayar cicilan hutang dan sangat membutuhkan advis dari konsultan keuangan,   tidak heran kalau anda baca dikoran kemudian banyak lahirnya penyedia layanan konsultasi keuangan bagi nasabah kartu kredit yang bermasalah.

Sebelum anda terjebak masalah pengelolaan kartu kredit yang jelek ada baiknya anda renungkan tips bagaimana mengelola kartu kredit :

  • Gunakan kartu kredit anda dengan bijaksana

Bayarlah tagihan dengan melunasi hutang, karena bunga kartu kredit pada umumnya relatif mahal bila dibandingkan dengan bunga kredit

Bayarlah cicilan tepat pada waktunya. Dengan anda menunda pembayaran cicilan maka kemungkinan uang yang semula diniatkan untuk membayar cicilan hutang bisa terpakai untuk kebutuhan lainnya, juga kalau anda terlambat mencicil maka hukumannya adalah penerapan bunga.

Bilamana anda belum bisa membayar cicilan saat ini, kurangi penggunaan belanja untuk periode berikutnya.

Cari bank lain yang memberikan transfer balance dengan bunga yang lebih murah

  • Lindungi kartu kredit anda dari kejahatan

Segera tanda tangani (aktivasi) kartu kredit pengganti/perpanjangan dan hancurkan kartu kredit lama

Hancurkan bukti terima kartu kredit anda, karena bukti terima ini memuat bererapa informasi rahasia terkait dengan kartu anda.

Jangan pernah mengirimkan nomor kartu anda melalui fax, karena anda tidak dapat mengontrol si penerima data fax.

Waspadalah ketika anda memberikan nomor kartu kredit anda melalui internet atau telepon. Pastikan bahwa sistem atau orang yang menerima informasi tersebut adalah terpercaya atau aman.

Segera telpon pusat pemanggilan bila anda merasa curiga

  • Review riwayat penggunaan kartu anda

Tidak ada salahnya anda pelajari kembali riwayat penggunaan kartu kredit anda. Adakalanya ada transaksi yang mungkin anda kurang yakin bahwa transaksi tersebut anda lakukan.

  • Dapatkan kartu kredit yang tepat dan dari penerbit yang terpercaya

Waspada dengan penerbit kartu yang memberikan ”iming-iming” kelewat manis (too good to be true), misalnya ada penawaran bunga cicilan yang ’ruar biasa murahnya” buiasanya hanya berlaku sesaat saja, selanjutnya anda harus siap2 dihisap.

Cari penerbit yang tidak mengenakan biaya tahunan. Siapa tahu masih ada perusahaan penerbit yang berbaik hati tidak membebani annual fee kepada konsumennya.

Baca kembali opsi manfaat dari kartu kredit anda, bisa dalam bentuk point reward, asuransi baik kesehatan atau kendaraan, aatupun fasilitas frequent flyer.

Banyak penerbit kartu kredit yang menawarkan produknya namun bukan manfaat yang bakalan anda peroleh bahkan mungkin banyak masalah yang timbul setelah anda menjadi nasabahnya. Kalau kita baca di koran nasional sudah banyak masyarakat kita yang menjadi korban ataupun salah mengelola kartu kreditnya sehingga kemudian dikejar2 debt collector, kalau sudah begitu siapa yang mau nolong ?

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: