jump to navigation

Instrumen Investasi Baru : Sukuk Negara Ritel (Bag. 1) Februari 27, 2009

Posted by pengelolaan keuangan in Tips Keuangan.
trackback

Undangan Seminar

Beberapa minggu yang lalu saya diundang menghadiri seminar sosialisasi “Surat Berharga Syariah Negara – SBSN”, yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang – Departemen Keuangan. Ada beberapa sukuk-ritel-1informasi yang menarik yang perlu dibagi kepada pembaca sekalian meneruskan amanat agar informasi ini disebar ke masyarakat sehingga tujuan atau sasaran sosialisasi ini lebih efektif. Sebenarnya sosialisasi ini bertujuan untuk menjaring calon investor dari Sukuk Negara Ritel yang saat itu sedang ditawarkan, namun meskipun sekarang penawaran pembelian Sukuk ini sudah ditutup (20 Februari 2009), namun tidak ada salahnya kita perlu mengetahui informasi mengenai Sukuk Negara Ritel ini mengingat pemerintah masih berencana menerbitkan Sukuk Negara Ritel dalam seri berikutnya sehingga pada seri berikutnya kita dapat berpartisipasi.

Pasar Keuangan Syariah Internasional

Kalau kita amati pasar global syariah sebenarnya termasuk besar dengan dominasi Malaysia sebagi leader dalam pasar keuangan syariah global. Pertumbuhan pasar keuangan syariah Malaysia sendiri adalah berkah dari “peristiwa 9/11”. Dengan adanya peristiwa serangan ke menara WTC ini mengakibatkan adanya kecurigaan pemerintah Amerika Serikat terhadap dana-dana yang berasal dari timur tengah diduga terkait dengan jaringan teroris internasional. Dengan adanya perasaan curiga ini tentu saja membuat pemilik dana dari timur tengah merasa tidak nyaman dananya diparkir di Amerika Serikat, sehingga kemudian dana-dana tersebut mengalir keluar AS dan mencari new haven’s finance ke tempat yang lebih nyaman dan aman. Peristiwa ini ternyata dimanfaatkan oleh pemerintah Malaysia yang dengan sigap menerbitkan produk-produk keuangan syariah dan kebijakan-kebijakan yang sangat mendukung pengembangan pasar keuangan syariah. Sehingga kini pemerintah Malaysia sangat terbantu dalam proses pembangunan nasionalnya yang bersumber dari penggalangan dana pasar pembiayaan syariah. Kalau melihat dari data statitistik pasar pembiayaan syariah global, total kapitalisasi pasar dalam denominasi Ringgit Malaysia menempati ranking tertinggi dengan total kapitalisasi konversi dalam USDollar adalah sebesar USD 39,547.52 million dan kapitalisasi dalam denominasi US Dollar hanya sebesar USD 26,241.00 million (sumber: HSBC and Bloomberg, Oct 2008). Selain di pasar keuangan syariah Malaysia, perkembangan pasar Sukuk internasional tumbuh sangat pesat, pada tahun 2002 kapitalisasi pasar sukuk hanya sekitar USD 4,89 miliar saja namun di tahun 2008 kapitalisasinya melonjak mencapai USD 84,1 miliar. Jadi hanya dalam jangka waktu 6 tahun saja pasar sukuk global tumbuh 1.700 %, pertumbuhan ini tentu saja sangat luar biasa sehingga banyak negara non-muslim pun melirik ingin mengembangkan dalam pasar domestik mereka. Ada beberapa maju yang kampiun dalam industri keuangan seperti AS, Jepang, Jerman, UK dan China ikut bermain dipasar syariah ini, termasuk juga Thailand dan Hongkong.

Pasar Keuangan Syariah Domestik

Seperti dalam Neraca pembiayaan APBN 2009 ini ternyata defisit pemerintah diperkirakan akan meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 1 % dari GDP menjadi 2,5 % dari GDP, sehingga pemerintah perlu mempersiapkan dana tambahan untuk menutup “lubang” APBN 2009 ini. Dimana perkiraan nominal yang harus disiapkan untuk menutup defisit anggaran sebesar Rp. 133,8 triliun, dari dana sebanyak itu dialokasikan dapat dipenuhi dari debt financing/hutang sebesar Rp 78,5 triliun, termasuk didalamnya berasal dari penerbitan government securities sebanyak Rp. 54,7 triliun dan sisanya dengan hutang luar negeri Rp 23,8 triliun. Selain bertujuan sebagai debt financing, sasaran penerbitan sukuk ritel ini juga bertujuan untuk memberikan alternatif instrumen berbasis syariah, memberikan instrumen pasar modal yang aman dan menguntungkan serta dampak selanjutnya adalah pengembangan pasar keuangan syariah nasional. (Bersambung …)

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: