jump to navigation

Warga AS Lebih Miskin 1,3 T Akibat Krisis Juni 13, 2009

Posted by pengelolaan keuangan in Fenomena Keuangan.
trackback

Resesi yang melanda Amerika Serikat telah menurunkan kekayaan warga Paman Sam itu kembali ke tahun 2004. Dalam kuartal pertama 101dollartahun 2009 ini, sekitar 1,3 triliun dollar AS lenyap akibat nilai rumah yang melorot serta investasi yang menguap.

“Kekayaan bersih yang terdiri dari nilai aset seperti rumah, rekening bank, dan investasi dikurangi utang, turun 2,6 persen dalan tiga bulan pertama tahun ini,” sebut bank sentral AS, Federal Reserve, Kamis (11/6) waktu setempat.

Triwulan pertama tersebut merupakan bagian terburuk dari resesi di mana banyak orang yang kehilangan pekerjaan, dan pasar saham melorot ke level terendah pada bulan Maret. Setelah itu, tanda-tanda menunjukkan perekonomian mulai stabil.

Meski tanda-tanda perekonomian sudah melewati masa terjelek, warga AS masih menunda berbagai rencana sampai menunggu ekonomi benar-benar pulih. Sebagai contoh, B Smith, seorang warga AS, masih menunda membeli mobil untuk kedua anaknya. Dia mengeluarkan 260.000 dollar AS untuk membangun rumah di daerah pinggiran Chicago 10 tahun lalu. Harga rumahnya sempat menyentuh harga tertinggi pada 380.000 dollar AS Januari 2008 lalu, tetapi sekarang menyusut menjadi 310.000 dollar AS.

Menurut Scott Hoyt, Senior Director of Consumer Economics Moody’s Economy.com, meski segala sesuatu membaik, menguapnya kekayaan warga AS secara dramatis akan membuat mereka lebih berhemat lagi.

“Konsumen saat ini tidak mempunyai pengalaman penurunan kekayaan mereka seperti ini. Mereka sudah mulai berhemat dan akan terus begitu dalam jangka pendek ini. Ini merupakan pengalaman yang sangat signifikan,” ungkap dia.

Tabungan personal warga AS mengalami kenaikan tertinggi sejak tahun 1995 saat pada April 2009 ini naik 5,7 persen dengan jumlah simpanan mencapai 620,2 miliar dollar AS, rekor yang tercatat pada Januari 1959.

Menurut laporan The Fed, penyebab terbesar kehilangan kekayaan pada triwulan pertama 2009 adalah tenggelamnya pasar saham. Nilai saham melorot hingga 6 persen dibanding kuartal keempat tahun lalu, di mana situasi pasar juga sudah kepayahan.

Sumber : Kompas

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: