Posted by pengelolaan keuangan under
Istilah Keuangan [3] Comments
Seringkali dalam menuangkan kreasi atau idenya, seorang penulis (ekonom) dalam karya tulisan ilmiahnya menotasikan dengan istilah yang mudah dipahami dan menarik perhatian bagi pembacanya. Burger (Big Mac) seringkali dibuat sebagai sebuah metafora untuk menggambarkan perkembangan ekonomi makro disuatu negara. Memang produk satu ini sudah mengglobal, kalau kita cari makanan ini hampir tersedia dipelosok penjuru dunia. Oleh karenanya para ekonom makro menggunakan kurs tukar untuk memperoleh big mac sebagai atribut yang menggambarkan tingkat kemakmuran suatu negara (Burgernomics).
Burgernomics adalah sebuah pengertian dalam menerjemahkan tentang kemampuan/daya beli, yang dinotasikan dengan perbandingan satu dollar untuk membeli barang tersebut diberbagai negara. Dalam jangka panjang,kurs tukar mata uang antara dua negara akan mencapai tingkat keseimbangan dari perbandingan dalam kelompok barang dan jasa yang sama identik dimasing-masing negara. Kelompok barang yang digunakan dalam notasi ini adalah Big Mac nya McDonald’s karena produk ini sudah diproduksi oleh 120 negara. Jadi produk satu ini memang relatif mudah ditemui dihampir semua negara dunia. Oleh karenanya untuk memperoleh gambaran tentang daya beli (kurs tukar) digunakan dengan menggunakan perolehan satuan Big Mac di Amerika dan dibandingkan dengan di belahan dunia lain. (lagi…)